Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label dengan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dengan. Tampilkan semua postingan

Gambar Lady Gaga Keluar Dating Dengan Memakai G string!

Penyanyi yang terkenal dengan imej pelik dan kadang kala tidak masuk dek akal, Lady Gaga sekali lagi tampil dengan ‘wardrobe malfunction’ apabila mendedahkan sebahagian besar punggungnya ketika keluar bertemu janji bersama teman lelakinya Taylor Kinney.



Kelibat penyanyi Just Dance ini disedari paparazzi yang sentiasa mengekorinya di Chateau Marmont, Ahad lalu.

Penyanyi berusia 27 tahun ini hanya memakai pakaian dalam berwarna hitam dan dilitupi baju jarang yang menampakkan hampir keseluruhan punggungnya itu.

Dalam perkembangan lain, Gaga bakal tampil dengan single terbaru Applause yang sudah pun bocor di Internet, baru-baru ini.
0 komentar

Dahului Bisnis dengan Studi Kelayakan


Tak cukup hanya mengandalkan pengalaman dan daya intuisi untuk memulai sebuah bisnis. Lebih dari itu seorang calon pebisnis kini kian dituntut untuk melakukan studi kelayakan pada bisnis yang ingin dijalankan.

 Bukan hanya sekedar untuk kepentingan menilai kelayakan usaha yang akan dibangun, studi kelayakan saat ini sudah menjadi keharusan bagi calon pebisnis untuk kepentingan memulai bisnis.

Seperti diuraikan oleh Ahmad Subagyo, seorang bankir dan penulis buku studi kelayakan usaha pada website-nya yang www.studikelayakan.com. “Awalnya studi kelayakan (SK) diperlukan hanya untuk menilai kelayakan usaha skala menengah dan besar, namun dekade ini studi kelayakan juga menjadi pra syarat kelengkapan kredit calon debitur baik usaha besar, menengah maupun kecil. Selain itu calon investor dalam menilai kelayakan bisnis yang akan didanainya selalu mensyaratkan adanya SK demikian juga pemerintah dalam pemberian ijin operasional juga mensyaratkan laporan SK,” urainya.

Lantas bagian apa saja yang harus diperhatikan calon pebisnis dalam membuat suatu SK? Masih dari sumber yang sama, disebutkan bahwa tidak ada cara yang baku dalam metode penyusunan studi kelayakan. Namun pada umumnya SK terdiri dari beberapa aspek, minimal terdiri dari (1) aspek pasar dan pemasaran, (2) aspek teknis produksi dan teknologis, (3) aspek manajemen, (4) aspek legal dan perijinan, dan (5) aspek keuangan. Sementara tingkat kerumitan, kedalaman, dan kompleksitas studi kelayakan tergantung dari obyek kajian studi itu sendiri.

Pada aspek pasar dan pemasaran calon pebisnis perlu meninjau beberapa hal penting. Tinjauan mengenai latar belakang bisa menjelaskan mengenai kronologis produk dan alasan mengapa objek tersebut dipilih, serta kondisi pasar atas produk secara umum. Berikutnya adalah masalah permintaan yang berisi tentang data jumlah permintaan terhadap produk berdasarkan data primer hasil survey, riset pasar, maupun data sekunder yang diperoleh dari sumber lain, misalnya data BPS, Lembaga Riset Nasional, dan laporan publikasi. Setelah mendapatkan data permintaan, selanjutnya dari data tersebut di proyeksikan ke depan (proyeksi permintaan), bagaimana kecenderungan permintaannya, ada kenaikan atau sebaliknya. Sementara pada bagian penawaran menjelaskan tentang jumlah produk sejenis yang ditawarkan oleh perusahaan lain, atau jumlah produk sejenis yang ada di pasaran, volume produksi perusahaan – perusahaan sejenis, sumber data lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah data dari pengguna produk sejenis.

Berdasarkan hasil analisis sebelumnya yaitu permintaan dan penawaran , maka dapat dilakukan analisis peluang yaitu selisih antara demand dan supply. Perlu juga mendefinisikan produk yang menjelaskan tentang kualitas, spesifikasi, kemasan, bentuk fisik, material yang digunakan, dan nama produk (brand), disamping harga yang menjelaskan tentang metode penetapan harga yang digunakan, dan berapa harga yang ditetapkan untuk produk yang akan dilaunching.

Tak kalah penting di bagian pasar dan pemasaran ini yang dilihat adalah jalur distribusi ke konsumen. Dalam hal promosi, ditentukan media apa yang akan digunakan untuk mempromosikan produk, berapa biayanya dan dalam waktu berapa lama. Selain juga strategi pemasaran yang digunakan untuk menentukan kebijakan yang akan diambil oleh calon pebisnis berdasarkan data-data sebelumnya. Calon pebisnis juga perlu menentukan posisi yang tepat, apa saja kekuatan dan kelemahan perusahaan saat ini, dan peluang serta ancaman apa yang akan dihadapi oleh perusahaan dengan menggunakan analisis SWOT. Menentukan langkah dan strategi yang tepat atau keputusan strategi, sehingga produk dan perusahaan akan berhasil dalam persaingan. Dari penulusuran-penulusuran tersebut barulah calon pebisnis bisa melakukan penilaian kelayakan, apakah objek studi berdasarkan aspek pasar dan pemasaran ini dapat dinilai layak atau tidak.

Pada bagian berikut, yaitu aspek teknis dan produksi, Ahmad menjabarkan seleksi produk, deskripsi produk, mesin dan teknologi yang akan digunakan, lokasi usaha, proses produksi, lay out fasilitas mesin dan pabrik, serta luas dan kapasitas produksi.

Sedangkan pada bidang manajemen dan sumberdaya manusia calon pebisnis diajak mempersiapkan struktur organisasi, analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi, sistem kompensasi, program pengembangan karyawan, dan sistem informasi manajemen.

Beberapa masalah yang harus diperhatikan dalam aspek hukum dan legalitas diantaranya badan hukum, dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta jenis-jenis ijin yang diperlukan.

Pada aspek keuangan dan ekonomi, bisa dilihat masalah seperti modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, penilaian investasi, yang kemudian bisa membuat analisa denganrasio keuangan dalam bentuk tingkat likuiditas atau rasio profitabilitas misalnya. Agar studi bisa memberikan hasil yang maksimal, sebaiknya data serta sumber informasi yang digunakan valid, dan up to date. (SH)

0 komentar

Wan Junaidi Parlimen mungkin terbubar dengan sendiri

sinarharian
29 Mac 2013
Wan Junaidi Tuanku Jaafar
Wan Junaidi Tuanku Jaafar
SHAH ALAM - Semua pihak harus membiarkan Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak tempoh yang ada iaitu sehingga akhir bulan depan sebelum membubarkan Parlimen walaupun ada yang mempersoalkan perkara tersebut.

Timbalan Speaker Dewan Rakyat, Datuk Dr Wan Junaidi Tuanku Jaafar berkata, semua pihak seharusnya rasional dan melihat dari sudut lain di mana Najib hanya mengambil alih tampuk pemerintahan pada 2009 iaitu setahun selepas Pilihan Raya Umum ke-12 (PRU12).

“Beliau masih belum lagi memberikan perkhidmatan sebagai pemimpin negara sepenuh penggal, hanya tiga tahun lebih sahaja.

“Jika beliau mahu menggunakan lima tahun (penggal penuh) itu sudah tentu tidak boleh. Jadi beliau memerlukan masa lebih panjang untuk melaksanakan dasar-dasar yang dirancang dalam tempoh itu,” katanya ketika dihubungi Sinar Harian Online.

Najib mengambil alih tampuk pemerintahan negara selepas bekas Perdana Menteri, Tun Abdullah Ahmad Badawi melepaskan jawatan tertinggi itu pada 3 April 2009.

Akur dengan batasan masa yang dimiliki Najib ketika ini, Wan Junaidi juga berkata, disebabkan mengambil alih tugas setahun selepas pilihan raya 2008, Najib telah kehilangan masa satu tahun untuk membuktikan kemampuannya.

Tambah beliau, rasional tindakan Najib bagi memberi peluang kepadanya untuk menyelesaikan perkara-perkara besar sehingga menyebabkan beliau terpaksa melanjutkan pembubaran Parlimen ataupun kemungkinan membiarkan ia terbubar dengan sendirinya akhir akhir bulan depan.

“Dalam keadaan sedemikian, ada kemungkinan dalam masa 30 hari Parlimen akan terbubar dengan sendirinya.

“Saya cukup yakin masih ada perkara besar yang mungkin dianggap tidak dianggap tidak wajar dilaksanakan oleh kerajaan ‘caretaker’ atau kerajaan sementara,” kata wakil rakyat dari Sarawak ini.

Sementara itu, ketika diminta mengulas sama ada pembubaran secara automatik harus menjadi amalan selepas ini, Wan Junaidi berkata, apa yang berlaku pada hari ini adalah berbeza dengan perkara yang lalu ataupun pada masa akan datang.

“Pada masa akan datang, sesiapa yang terlantik menjadi Perdana Menteri akan bertugas sepenuh masa bermula selepas penggal pilihan raya selepas.

“Sedangkan, Najib kesuntukan masa dan ini tidak boleh dijadikan kayu pengukur pada masa-masa akan datang atas apa yang berlaku hari ini,” jelasnya lagi.
0 komentar

Gambar kartun yang digabungkan dengan lukisan















































0 komentar

Melunasi Hutang Usaha Dengan Cepat

Cara cepat pelunasan hutang bisnis
Ketika sobat merintis usaha atau berwirausaha kadang dierlukan keberanian untuk meminjam modal untuk awal usaha anda. Pinjaman modal merupakan salah satu resiko yang biasanya ditempuh untuk memulai usaha. Lalu bagaimana caranya melunasi hutang usaha dengan cepat? Nah inilah pentingnya perhitunga dan persiapan mental bagi anda yang mengalaminya. Pada prinsipnya jangan takut untuk berhutang karena kurangnya modal. Sebuah hutang bisa dikatakan juga sebuah variable dalam dunia usaha. Masalahnya adalah bagaimana anda mengelola hutang itu sehingga tidak terlalu membebani usaha anda. Susunlah strategi dan cara pelunasan hutang dengan cepat disesuaikan dengan jalannya usaha anda.

Nah, bagi sobat Fortune 99 yang merupakan para pemula maupun pelaku usaha yang masih memiliki kewajiban membayar hutang usaha. Berikut ini admin informasikan 4 cara cepat untuk melunasi hutang usaha yang bisa Anda jalankan dengan cara yang cukup mudah.

1. Hitung seberapa besar hutang usaha yang Anda miliki

Jika Anda ingin segera keluar dari jeratan hutang, tentunya Anda perlu memiliki gambaran yang cukup jelas tentang kondisi keuangan usaha Anda. Pertama-tama kumpulkan semua tagihan Anda, seperti misalnya kartu kredit, pinjaman bank atau investor, dan lain sebagainya kemudian jumlahkan berapa totalnya untuk mengetahui dengan pasti seberapa besar hutang usaha yang Anda miliki. Dari total hutang tersebut, kemudian tuliskan jatuh tempo yang Anda sepakati dan hitunglah besarnya cicilan per bulan yang harus Anda bayarkan untuk melunasi hutang tersebut.

2. Buatlah rencana pelunasan hutang

Jika Anda memiliki beberapa hutang, mulailah untuk membuat perencanaan untuk melunasi pinjaman yang paling sedikit. Ini adalah salah satu strategi bisnis yang harus Anda jalankan untuk mengurangi jumlah hutang yang Anda miliki. Usahakan ketika Anda ingin membuat rencana pembayaran, perkuat motivasi Anda agar tujuan tersebut cepat tercapai. Misalnya saja Anda sengaja memotivasi diri Anda pribadi untuk segera melunasi hutang agar kedepannya bisa mengalokasikan dana tersebut untuk pengembagan bisnis yang lebih besar.

3. Perhatikan besarnya pendapatan dan pengeluaran usaha

Sebelum membuat perencanaan pelunasan hutang, perhatikan terlebih dahulu besarnya pendapatan serta pengeluaran Anda secara seksama. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar uang tambahan yang diperlukan untuk memenuhi pembayaran hutang setiap bulannya. Dari situ, Anda bisa mulai mencari cara untuk menghemat pengeluaran dan meningkatkan omzet penjualan setiap bulannya untuk mendapatkan tambahan dana yang dibutuhkan.

4. Cobalah lakukan pembayaran secara mingguan atau harian

Jika jumlah cicilan per bulan dirasa masih terlalu besar, maka mulailah untuk melakukan pembayaran secara mingguan atau harian agar besarnya biaya yang dikeluarkan tidak memberatkan bisnis Anda.

Semoga informasi tips bisnis dari admin Fortune 99 saat ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang sedang bingung menyelesaikan kewajiban hutang perusahaannya. Maju terus Wirausahawan Indonesia dan salam sukses!

0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Anjas Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger