Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Tips Bisnis Saat Krisis

Di saat kondisi normal, biasanya agar bisnis bisa sukses maka pengusaha akan menggunakan strategi bisnis kontemporer. Tapi dalam kondisi krisis, maka para pengusaha dituntut agar lebih berhati-hati dalam menjalankan bisnis mereka. Ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan. 

Yang pertama adalah apabila bisnis Anda pada saat ini baik-baik saja maka Anda bisa menggunakan strategi yang sebelumnya sudah dipakai. Hal ini dimulai dari visi dan misi, kemudian dilanjutkan dengan analisa yang akan memunculkan beberapa alternatif. Setelah itu memilih strategi yang sesuai, hingga pada akhirnya adalah dengan implementasi.


Pilihan kedua yang bisa dilakukan dipilih adalah pada bisnis yang sukses seharusnya memperhatikan enam faktor penting. Faktor penting yang pertama adalah klien. Anda perlu mengetahui beda antara klien dengan konsumen. Hal ini bisa merubah cara pandang Anda dalam melakukan bisnis. Konsumen adalah orang yang membeli produk atau membeli jasa sedangkan klien adalah orang yang ada dalam perlindungan Anda dan mereka akan merasa aman serta nyaman apabila memakai produk atau jasa yang Anda jual.

Faktor penting yang kedua adalah korporasi. Apabila Anda ingin menang dalam berperang, maka Anda bisa memulai dengan mengenal diri Anda sendiri. Faktor penting yang ketiga adalah seluruh perusahaan yang bisa mempengaruhi klien Anda dalam mengambil keputusan pembelian. Baik pesaing langsung maupun pesaing tidak langsung, serta produk pengganti, produk alternatif serta ancaman atas adanya pendatang yang baru. Untuk itu jangan cuma fokus pada pesaing langsung, namun perhatikan juga semua pihak yang ada.

Faktor penting berikutnya untuk menjalankan bisnis saat krisis adalah peluang. Sensitifitas pada perubahan politik, demografi, ijin, ekonomi negara dan daerah, teknologi dan sosiokultural akan memaksa Anda untuk membuat perencanaan bisnis yang fleksibel terhadap perubahan tersebut. Faktor selanjutnya adalah kerjasama. Apabila Anda tidak mampu mengalahkan pesaing Anda, maka Anda bisa mengajak mereka menjadi partner.

Krisis akan menuntut setiap perusahaan untuk meningkatkan daya saing mereka, untuk itu menemukan partner untuk kerjasama adalah hal yang penting. Hal penting lainnya yang tidak bisa diabaikan adalah kemampuan melakukan pendekatan pada grup-grup penekan. Hal ini ini juga membutuhkan keahlian khusus karena apa yang mereka katakan belum tentu sama dengan apa yang sebenarnya diinginkan.
0 komentar

Dahului Bisnis dengan Studi Kelayakan


Tak cukup hanya mengandalkan pengalaman dan daya intuisi untuk memulai sebuah bisnis. Lebih dari itu seorang calon pebisnis kini kian dituntut untuk melakukan studi kelayakan pada bisnis yang ingin dijalankan.

 Bukan hanya sekedar untuk kepentingan menilai kelayakan usaha yang akan dibangun, studi kelayakan saat ini sudah menjadi keharusan bagi calon pebisnis untuk kepentingan memulai bisnis.

Seperti diuraikan oleh Ahmad Subagyo, seorang bankir dan penulis buku studi kelayakan usaha pada website-nya yang www.studikelayakan.com. “Awalnya studi kelayakan (SK) diperlukan hanya untuk menilai kelayakan usaha skala menengah dan besar, namun dekade ini studi kelayakan juga menjadi pra syarat kelengkapan kredit calon debitur baik usaha besar, menengah maupun kecil. Selain itu calon investor dalam menilai kelayakan bisnis yang akan didanainya selalu mensyaratkan adanya SK demikian juga pemerintah dalam pemberian ijin operasional juga mensyaratkan laporan SK,” urainya.

Lantas bagian apa saja yang harus diperhatikan calon pebisnis dalam membuat suatu SK? Masih dari sumber yang sama, disebutkan bahwa tidak ada cara yang baku dalam metode penyusunan studi kelayakan. Namun pada umumnya SK terdiri dari beberapa aspek, minimal terdiri dari (1) aspek pasar dan pemasaran, (2) aspek teknis produksi dan teknologis, (3) aspek manajemen, (4) aspek legal dan perijinan, dan (5) aspek keuangan. Sementara tingkat kerumitan, kedalaman, dan kompleksitas studi kelayakan tergantung dari obyek kajian studi itu sendiri.

Pada aspek pasar dan pemasaran calon pebisnis perlu meninjau beberapa hal penting. Tinjauan mengenai latar belakang bisa menjelaskan mengenai kronologis produk dan alasan mengapa objek tersebut dipilih, serta kondisi pasar atas produk secara umum. Berikutnya adalah masalah permintaan yang berisi tentang data jumlah permintaan terhadap produk berdasarkan data primer hasil survey, riset pasar, maupun data sekunder yang diperoleh dari sumber lain, misalnya data BPS, Lembaga Riset Nasional, dan laporan publikasi. Setelah mendapatkan data permintaan, selanjutnya dari data tersebut di proyeksikan ke depan (proyeksi permintaan), bagaimana kecenderungan permintaannya, ada kenaikan atau sebaliknya. Sementara pada bagian penawaran menjelaskan tentang jumlah produk sejenis yang ditawarkan oleh perusahaan lain, atau jumlah produk sejenis yang ada di pasaran, volume produksi perusahaan – perusahaan sejenis, sumber data lainnya yang dapat dimanfaatkan adalah data dari pengguna produk sejenis.

Berdasarkan hasil analisis sebelumnya yaitu permintaan dan penawaran , maka dapat dilakukan analisis peluang yaitu selisih antara demand dan supply. Perlu juga mendefinisikan produk yang menjelaskan tentang kualitas, spesifikasi, kemasan, bentuk fisik, material yang digunakan, dan nama produk (brand), disamping harga yang menjelaskan tentang metode penetapan harga yang digunakan, dan berapa harga yang ditetapkan untuk produk yang akan dilaunching.

Tak kalah penting di bagian pasar dan pemasaran ini yang dilihat adalah jalur distribusi ke konsumen. Dalam hal promosi, ditentukan media apa yang akan digunakan untuk mempromosikan produk, berapa biayanya dan dalam waktu berapa lama. Selain juga strategi pemasaran yang digunakan untuk menentukan kebijakan yang akan diambil oleh calon pebisnis berdasarkan data-data sebelumnya. Calon pebisnis juga perlu menentukan posisi yang tepat, apa saja kekuatan dan kelemahan perusahaan saat ini, dan peluang serta ancaman apa yang akan dihadapi oleh perusahaan dengan menggunakan analisis SWOT. Menentukan langkah dan strategi yang tepat atau keputusan strategi, sehingga produk dan perusahaan akan berhasil dalam persaingan. Dari penulusuran-penulusuran tersebut barulah calon pebisnis bisa melakukan penilaian kelayakan, apakah objek studi berdasarkan aspek pasar dan pemasaran ini dapat dinilai layak atau tidak.

Pada bagian berikut, yaitu aspek teknis dan produksi, Ahmad menjabarkan seleksi produk, deskripsi produk, mesin dan teknologi yang akan digunakan, lokasi usaha, proses produksi, lay out fasilitas mesin dan pabrik, serta luas dan kapasitas produksi.

Sedangkan pada bidang manajemen dan sumberdaya manusia calon pebisnis diajak mempersiapkan struktur organisasi, analisis dan deskripsi pekerjaan, rekrutmen dan seleksi, sistem kompensasi, program pengembangan karyawan, dan sistem informasi manajemen.

Beberapa masalah yang harus diperhatikan dalam aspek hukum dan legalitas diantaranya badan hukum, dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta jenis-jenis ijin yang diperlukan.

Pada aspek keuangan dan ekonomi, bisa dilihat masalah seperti modal kerja, modal investasi, proyeksi laporan keuangan, penilaian investasi, yang kemudian bisa membuat analisa denganrasio keuangan dalam bentuk tingkat likuiditas atau rasio profitabilitas misalnya. Agar studi bisa memberikan hasil yang maksimal, sebaiknya data serta sumber informasi yang digunakan valid, dan up to date. (SH)

0 komentar

Peluang bisnis modal kecil ibu rumah tangga

Peluang bisnis modal kecil ibu rumah tangga – Memulai usaha rumahan bagi ibu rumah tangga kini sangat popular sekali, disamping hanya mengeluarkan modal yang kecil tanpa perlu khawatir dengan sewa bangunan, keuntungan yang didapatkan pun bisa berkali – kali lipat. Inilah yang menyebabkan bisnis modal kecil ibu rumah tangga berkembang dengan sangat pesatnya.

Peluang bisnis modal kecil ibu rumah tangga

Salah satu peluang bisnis yang dapat dilakukan ibu rumah tangga dengan modal kecil yaitu menjual peralatan dan perlengkapan pembersih rumah. Selain para ibu rumah tangga juga sudah paham akan produk – produk apa saja yang bermanfaat, tentunya dalam teknik pemasaran akan jauh lebih mudah bagi ibu rumah tangga untuk menjelaskannya kepada konsumen.

Menggunakan media online merupakan salah satu teknik pemasaran yang dapat digunakan para ibu rumah tangga untuk mengenalkan produknya dengan lebih luas di masyarakat. Anda dapat melakukan promosi pada website, blog, situs – situs jual beli online, forum – forum dan media social community online.

Selain anda menjual produk – produk kebersihan untuk rumah, anda pun dapat mengembangkannya dengan menjual beberapa produk seperti sabun, sampho, baju dan perlengkapaan lainnya yang memudahkan anda dalam melakukan packing dan pengiriman barang ketika pesanan datang dari luar daerah melalui teknik pemasaran online anda.
0 komentar
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Anjas Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger